Polines Siap Bersaing “Go” Internasional

Memasuki usia ke 29 Politeknik Negeri Semarang (Polines) siap bersaing di dunia Internasional, untuk menunjang tekad tersebut dengan mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Polines DR Totok Prasetyo dalam acara Dies Natalies ke 29 Polines di Ruang Serba Guna, Tembalang, Kamis (29/7). Pihaknya kini tengah menjajaki kerjasama dengan beberapa industri untuk menunjang pembelajaran berbasis produk. Pihaknya juga terus meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin selama ini.

Dia menambahkan, pihaknya juga meningkatkan standar pendidikan dan kurikulum yang berbasis kompetensi yang berorientasi Production Based Education (PBE). Yakni menyesuaikan kurikulum dengan standar internasional serta mengadakan pelatihan dan pengembangan dosen. Dikatakannya, Polines sendiri memberikan beasiswa bagi dosen yang berprestasi untuk beklajar ke luar negeri.

Adapun negara yang dituju antara lin Jerman, Taiwan dan Prancis untuk belajar tentang teknologi terapan. Tidak hanya itu salah satu program yang akan dikembangkan adalah cooperative academic education (Coop) di industri atau Usaha Kecil Menengah (UKM). Coop ini sebagai tolak ukur keberhasilan mahasiswa dalam dunia usaha

Tujuan Coop sendiri agar mahasiswa menghasilkan dan memiliki gagasan baru dalam menciptakan lapangan baru bagi wirausaha dan meningkatkan relevansi lulusan Polines dengan kebutuhan dunia usaha. Sebagai pendidikan vokasi, Polines terus mengembangkan program D3 dan sarjana sain terapan sesuai dengan kebutuhan industri,dengan harapan lulusan bisa menjadi pencipta lapangan kerja.

Tahun ini, Polines juga meningkatkan mutu penelitian terapan dan pengabdian masyarakat. Khusus penelitian dan pengabdian masyarakat, ditekankan pada hal yang bisa langsung diterapkan dalam masyarakat industri kecil dan menengah.

Menurut Totok, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pihaknya juga bekerja sama dengan Universitas Sidney melakukan penelitian bersama. Yang tak kalah penting, tambahnya, pembentukan karakter dengan melakukan mentoring spiritual, pendidikan dasar kepemimpinan bagi fungsionaris organisasi kemahasiswaan.

Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada sejumlah dosen dan karyawan serta mahasiswa yang berprestasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: