Polines Sumbang Bor Biopori & Keranjang Takakura bagi PKK Kec Tembalang

Sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 29 Politeknik Negeri Semarang (Polines) tahun 2011, diselenggarakan kegiatan bakti sosial di Kec. Tembalang. Berupa sosialisasi pengolahan sampah organik dan pembuatan lubang resapan biopori bagi pengurus PKK kelurahan Se-Kecamatan Tembalang, Kamis (30/6).
Dalam kesempatan tersebut Polines menyumbang 5 alat bor pembuatan lubang resapan air biopori dan 12 keranjang Takakura untuk dapat dimanfaatkan bagi masyarakat Tembalang. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Direktur Polines, Dr. Totok Prasetyo, BEng, MT kepada Sekcam Tembalang, AS Arifien, S.Sos di sela-sela acara sosialisasi yang berlangsung di aula kecamatan setempat.
Dalam sambutannya, Direktur Polines, Dr. Totok Prasetyo, BEng, MT mengharapkan bantuan alat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Tembalang dalam rangka meningkatkan mutu lingkungan hidup terutama dalam pengolahan sampah organik. “ Lewat pengolahan yang baik, sampah punya nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya.
Pada paparan sosialisasi, Ketua Unit Penelitian & Pengabdian Masyarakat (UP2M) Polines, Dr Sutowo Latief, MSi menjelaskan, biopori merupakan lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme dalam tanah seperti cacing, akar tanaman, rayap, fauna tanah dan lain sebagainya.
Lubang yang terbentuk akan terisi udara dan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah. Bila lubang seperti ini dapat dibuat dengan jumlah banyak, maka kemampuan  tanah untuk meresapkan air bisa semakin meningkat sehingga memperkecil peluang terjadinya aliran air di permukaan tanah sehingga bisa mengurangi bahaya banjir.
Peningkatan jumlah biopori, lanjut dia, dapat dilakukan dengan membuat lubang resapan vertikal kedalam tanah, selanjutnya diisi bahan organik seperti sampah organik rumah tangga, potongan rumput atau tanaman lainnya. Bahan organik ini kelak dijadikan sumber energi bagi organisme di dalam tanah sehingga aktivitas mereka akan meningkat. Peningkatan aktivitas menyebabkan makin banyak biopori yang terbentuk sehingga bisa mengurangi banjir.

sumber: polines

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: